Progres Jembatan Perintis Garuda di Seririt Tembus 10,5 Persen, Struktur Awal Kian Terbentuk

PI
Pendam IX/Udy
1 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Minggu (13/04/2026), progres pembangunan telah mencapai 10,5 persen sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan.

Seririt, Bali — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Minggu (13/04/2026), progres pembangunan telah mencapai 10,5 persen sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan.

Sejumlah pekerjaan awal telah berhasil dilaksanakan, di antaranya pemasangan bowplank pondasi tapak yang telah rampung 100 persen serta pemasangan batu gunung pada lantai dasar pylon yang mencapai 30 persen. Selain itu, pemasangan besi cerucuk pondasi dan angkur bandul telah mencapai 6 persen, sementara pembesian serta pengecoran pondasi di tepi dekat masing-masing berada di angka 5 persen.

Di sisi lain, pengerjaan pada tepi jauh masih dalam tahap awal dengan pembesian pondasi mencapai 1,5 persen. Dukungan distribusi material juga terus berjalan, dengan capaian 13,5 persen di tepi dekat dan 7 persen di tepi jauh. Material utama seperti pasir, batu, semen, dan besi terus didatangkan guna menunjang percepatan pembangunan.

Melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat, pembangunan berjalan aman dan lancar dengan cuaca yang mendukung. Ke depan, pengerjaan akan difokuskan pada pembesian pondasi tepi jauh serta percepatan distribusi material, sehingga Jembatan Garuda diharapkan segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan ekonomi serta akses masyarakat.

PI

Penulis

Pendam IX/Udy

Tim Redaksi Kodam IX/Udayana — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.