Denpasar – Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi menghadiri pengecekan Fuel Terminal PT Pertamina Patra Niaga Sanggaran oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, di Jalan Raya Pelabuhan Benoa No. 7, Pedungan, Denpasar Selatan, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meninjau kondisi pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali, menyusul antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir.
Pengecekan di Fuel Terminal Sanggaran ini turut dihadiri Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Gubernur Bali I Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, dan jajaran manajemen Pertamina.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri ESDM bersama rombongan mengikuti rapat koordinasi tertutup di ruang rapat PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Sanggaran. Rapat membahas perkembangan pasokan BBM, kondisi distribusi energi, serta langkah-langkah percepatan pemulihan pelayanan kepada masyarakat.
Usai rapat, Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa cadangan BBM di wilayah Bali telah mencapai rata-rata 11–12 hari. Pemerintah bersama Pertamina terus melakukan langkah percepatan untuk memastikan kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Bahlil juga menargetkan antrean BBM di Bali dapat teratasi sepenuhnya dalam tiga hingga empat hari ke depan. Ia menjelaskan bahwa kendala yang terjadi berkaitan dengan aspek teknis dan manajemen arus logistik internal Pertamina, sehingga diperlukan langkah perbaikan dan percepatan penanganan.
Pada kesempatan tersebut, Bahlil menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, serta masyarakat Bali atas dukungan dan kerja sama dalam membantu penanganan situasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong agar distribusi BBM kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Bali dan Kodam IX/Udayana, termasuk Korem 163/Wira Satya beserta seluruh personel TNI-Polri, atas dukungan dalam pengamanan, penguraian antrean, serta bantuan tenaga sebagai operator di sejumlah SPBU.
Simon menegaskan, Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan penyaluran energi dan memastikan seluruh wilayah mendapatkan pasokan BBM secara optimal. Evaluasi terhadap proses distribusi juga terus dilakukan sebagai upaya memperbaiki kualitas pelayanan dan mencegah terulangnya kendala serupa.
Kehadiran Kasdam IX/Udayana dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari koordinasi lintas instansi untuk mendukung penanganan situasi di lapangan. Dukungan personel TNI dalam pengamanan dan pengaturan antrean di sejumlah SPBU diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban, mencegah potensi perselisihan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Melalui sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan Pertamina, upaya pemulihan distribusi BBM di Bali diharapkan berjalan optimal. Dengan demikian, kebutuhan energi masyarakat dapat kembali terpenuhi secara normal, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari di Pulau Dewata.(Pendam IX/Udy)