Penerangan Kodam IX/Udayana Editing Kapten Inf Daroji 26 Juli 2010 Persiapan kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ke NTB, 27 Juli 2010, pihak aparat keamanan terus memperketat pengamanan. Semua pihak diminta ikut menjaga kemanan NTB yang kondusif. Demikian dikatakan Danrem 162/WB, Kolonel Inf. Roby Win Kadir. Menurut Komandan Korem 162/WB, untuk jaminan keamanan Presiden harus sesuai dengan SOP (Standar Oprasional Pengamanan).SOP tertinggi dilaksanakan guna mengantisipasi hal sekecil mungkin yang terjadi. “Datangnya Presiden ke NTB sebagai penghargaan bagi NTB sendiri,” Untuk itu, semua pihak harus menjaga nama baik NTB di hadapan Presiden. Pihaknya juga akan terus menjaga kondusivitas keamanan baik menjelang sampai kadatangan Presiden. Kolonel Inf Roby Win Kadir menjelaskan Titik yang menjadi perhatian pengamanan, adalah titik yang dilalui Presiden, antara lain di bandara, jalan dan tempat penginapan serta kantor Gubernur. Keamanan di NTB dalam dua bulan terakhir sangat kondusif. Untuk pengamanan pihak Polri akan mengerahkan 1.099 pasukan, Polda 528, Polres 364 dan Polres Lobar 502 pasukan. Selain keamanan dari pihak tuan rumah, tentu pengawasan juga dilakukan pihak pusat. “Kita berkoordinasi juga dengan pihak pusat,”. Sampai saat ini, pihak Paspampres terus berkoordinasi dengan pihaknya. Paspampres, nantinya akan memperketat pengawasan terhadap tamu yang akan menghadiri setiap acara yang dihadiri Presiden,tegas Komandan Korem 162/WB.
Kembali |