Kodim 1617/Jembrana Menggelar Perabuan Jenazah Veteran
Kodim 1617/Jembrana Menggelar Perabuan Jenazah Veteran

By Admin 03 Jan 2017, 11:52:15 WIBBerita Umum

Kodim 1617/Jembrana Menggelar Perabuan Jenazah Veteran

Keterangan Gambar : Upacara Militer Perabuan Jenazah Alm. I Nengah Sinteh, NPV : 13.031.397, Laki-laki, 90 Th, Hindu, Tani, Alamat Br. Dauh Pasar Ds. Pergung Kec. Mendoyo


Pendam IX/Udayana

Selasa, 3 Januari 2017

Di Banjar (Br.) Dauh Pasar Ds. Pergung Kec. Mendoyo Kab. Jembrana telah berlangsung Upacara Militer Perabuan Jenazah Alm. I Nengah Sinteh, NPV : 13.031.397, Laki-laki, 90 Th, Hindu, Tani,  Alamat Br. Dauh Pasar Ds. Pergung Kec. Mendoyo pada Selasa pagi (3/1) dimana yang bersangkutan adalah seorang Veteran Pejuang Kemerdekaan RI, meninggal karena sakit yang dihadiri oleh Kasdim 1617/Jembrana, Ketua LVRI Jembrana danKetua FKPPI Jembrana.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kaminvet Negara ( Mayor Kav Fathur Rahman) dan sebagai Danup Danramil 02/Mendoyo Lettu Inf M. Zainul Eksan serta 300 peserta upacara yang terdiri dari Personel Kodim 1617/Jembrana, Yonif 741/GN, Kompi C Yonif 900/Rider,  Anggota Minvet Negara, serta anggota FKPPI Jembrana, Adapun rangkaian Upacara  penyerahan Jenazah Almarhum, I Ngh Sinteh,  di rumah duka oleh pihak keluarga korban kepada Irup, Mayor Kav. Fahturahman dan sebagai Dan Up, Lettu Inf Zainul Eksan. dilanjutkan dengan kegiatan mengantar jenazah Alm. I Ngh Sinteh, ke tempat Prabuan di kuburan Ds. Pergung untuk dilaksanakan Upacara secara  Militer.

Dalam Sambutan Dandim 1617/ Jembrana yang di bacakan oleh Irup, Kaminvetcat 23/Negara, Mayor Kav. Fahturahman intinya menyampaikan fuji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan rahmat yang di berikan kepada kita semua. Kepada keluarga yang ditinggalkan agar mengiklaskan kepergian Almarhum, bersabar dan tabah, semoga perabuan Jenazah Alm berjalan aman dan lancar, dan juga menyampaikan permohonan maaf, jikalau ada tutur kata dan prilaku Almarhum semasih hidup yang kurang berkenan di masyarakat mohon kiranya dapat di maafkan serta amal dan jasa beliau terhadap bangsa dan negara dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dapat diterima di sisinya.(Penrem 163/WSA)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment